Selasa, 11 Agustus 2015

OPTIMALISASI HOMESTAY DI BANYUWANGI DENGAN APLIKASI RESERVASI ONLINE (ARO) BERBASIS WEB BY HARIAWAN_1113101107_P2


OPTIMALISASI HOMESTAY DI BANYUWANGI DENGAN APLIKASI RESERVASI ONLINE (ARO) BERBASIS WEB




JURNAL ILMIAH





Oleh :
HARIAWAN
1113101107









PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER PGRI
BANYUWANGI



ABSTRAK
Optimalisasi Homestay di Banyuwangi dengan aplikasi reservasi online berbasis web
(Studi kasus dilakukan perdana di desa Kemiren)
                Perkembangan teknologi informasi semakin cepat, peluang usaha reservasi terbuka untuk lebih meningkatkan pelayanan dan pendapatan. Karena kebutuhan kamar penginapan kian tumbuh dengan pesat seiring tumbuhnya industry kreatif dan pariwisata. Kemudian muncul perntayaan bagaimana cara memanfaatkan dan apa yang bisa diperoleh dari pemanfaatan teknologi informasi tersebut? Untuk itu maka dilakukan penelitian dengan cara melakukan observasi dan wawancara terhadap objek yang bersangkutan, sehingga didapat master data untuk dasar pembangunan aplikasi reservasi online khusus homestay sebagai solusi dari masalah atau pertanyaan yang timbul.
Dari hasil penelitian ternyata benar bahwa teknologi informasi membawa perubahan yang baik dan nyata telah meningkatkan pendapatan kegiatan usaha yang dilakukan di daerah Kemiren – Banyuwangi.
Kata kunci : Homestay, reservasi online, Banyuwangi.

1.      Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan informasi saja. Selain kedua manfaat tersebut, dewasa ini orang telah menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan suatu usaha. Lebih tepatnya digunakan sebagai media promosi dan sarana untuk pengambilan data dari konsumen secara realtime.
Dari berbagai bidang usaha yang pupoler, dua di antarnya adalah akomodasi dan reservasi. Saat ini kebutuhan penginapan bagi wisatawan atau pengusaha semakin meningkat seiring bertumbuhnya perekonomian dan pariwisata pada suatu daerah, peluang ini disambut baik oleh para pelaku ekonomi yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai salah satu alat kerjanya.
Dengan banyaknya permintaan dan variasi konsumen terhadap penginapan maka penyedia layanan penginapan seperti hotel, motel termasuk  juga jenis penginapan baru yang sedang naik daun yakni “homestay” harus meningkatkan kuantitas dan kualitas layanan mereka. Tak sampai di situ saja aksesnya pun harus mudah agar konsumen merasa puas dan bisa meningkatkan reputasi dari merek dagang atau nama perusahaan mereka. Semua ini bukan untuk uang semata Namun tujuan utama dari penambahan model penginapan adalah untuk memenuhi berbagai permintaan konsumen (wisatawan atau pengusaha)
Dari berbagai macam model penginapan, homestay adalah model penginapan yang menarik bagi penulis, hal inilah yang menjadi dasar penulis untuk membantu pengembangan homestay, dan hasil yang ingin dicapai adalah Mudahnya akses reservasi homestay bagi para wisatawan atau pengusaha melalui media online dan meningkatnya pendapatan perkapita pada daerah pengembangan homestay. Cara untuk mencapai tujuan tersebut adalah membangun aplikasi reservasi homestay online berbasis web.
2.      Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut :
a.       Bagaimana cara agar teknologi informasi bisa digunakan sebagai alat untuk usaha?
b.      Apa keuntungan yang didapat oleh pelaku usaha dan konsumen?

3.      Tujuan penelitian
Berdasarkan pada rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
a.       Untuk mengetahui cara menfaatkan teknlogi informasi untuk kepentigan usaha
b.      Untuk mengetahui kenuntungan yang bisa didpatkan jika menggunakan teknologi informasi sebagai salah satu alat bisnis.

4.      Manfaat penelitian
Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah :
a.       Teoritis : Dapat memberikan sumbangan dalam hal keilmuwan dan gagasan baru dalam meningkatkan sumber daya manusia untuk selalu menciptakan inovasi yang bagus.
b.      Praktis : Dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha, memberikan citra yang positif baik individu maupun daerah.

5.      Tinjauan pustaka

5.1.    Pengertian Waterfall
                Menurut Pressman, Roger S. 2001, Metode Waterfall adalah suatu proses pengembangan perangkat lunak berurutan  terus mengalir ke bawah (seperti air terjun) melewati fase-fase perencanaan, pemodelan, implementasi (konstruksi), dan pengujian. Berikut adalah gambar pengembangan perangkat lunak berurutan/ linear.


Gambar 1 Metode waterfall

5.2.    Pengertian Waterfall
                MVC(Models View Controll). Menurut Pitt, Chris. 2012 MVC adalah sebuah software pola desain yang membentuk atau membangun antara tiga komponen utama yang saling berhubungan, dengan bahasa yang lain yang lebih dimengerti adalah adalah sebuah metode untuk membuat sebuah aplikasi dengan memisahkan data (Model) dari tampilan (View) dan cara bagaimana memprosesnya (Controller). Dalam implementasinya kebanyakan framework dalam aplikasi website adalah berbasis arsitektur MVC.[1] MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, antarmuka pengguna, dan bagian yang menjadi kontrol dalam sebuah aplikasi web.(Wikipedia)


Gambar 2 alur MVC

6.      Metode Penelitian
Reservasi adalah proses permintaan pemesanan kamar dan fasilitas lain yang diinginkan oleh calon tamu untuk periode tertentu. Layanan ini akan ditangani oleh resepsionis. Tentu kebersaan resepsionis sangat penting karena tinggi rendahnya tingkat hunian kamar sangat ditentukan oleh kemampuan bagian reservasi di dalam menangani pemesanan kamar. Seorang resepsionis harus memiliki kemampuan tentang dasar-dasar reservasi, produk dan jasa yang dijual, bagaimana menjualnya atau teknik menjual, serta penggunaan teknologi
ARO adalah sistem informasi yang akan membantu proses pengolahan data pemesanan kamar hotel sesuai dengan tanggal check-in check-out pelanggan, jadi ketepatan dan kecepatan informasi bisa diperolah calon konsumen dengan mudah.

6.1.    Pengumpulan data master
Pengumpulan data master homestay dilakukan dengan dua metode sekaligus yaitu dengan :
a.       Observasi
Observasi adalah cara pengambilan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut, jadi peneliti terjun langsung ke lokasi guna memperoleh data yang valid.

b.      Wawancara
Wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab, sambil bertatap muka antara pewawancara dengan nara sumber atau responden dengan menggunakan alat yang dinamakan interview guide (panduan wawancara). Wawancara dapat dilakukan dengan tatap muka maupun melalui telpon.
Untuk studi kasus homestay ini proses wawancara dilakukan secara langsung dengan bertatap muka, untuk membangun hubungan baik antara pengelola homestay dan pengembang ARO.

6.2.    Pengembangan Software aplikasi
Software dikembangkan dalam bentuk website menggunakan perpaduan berbagai bahasa pemrograman antara lain PHP, JAVASCRIPT, JQUERY, HTML5, CSS3, dan bahasa pendukung lainnya.
Sementara itu database dikembangkan dengan database MySql, serta dengan mengandalkan Apache sebagai servernya. Alasannya adalah semua software pendukung di atas sudah teruji dan digunakan di berbagai Negara maju, dan lisensinya bisa diperoleh secara gratis, Anda juga bisa menggunakan alat – alat ini untuk penelitian.
Untuk pembangunan sistem ARO, peneliti menggunakan metode Waterfall. Dan pembangunan kode dikembangkan dengan metode MVC.

7.      Isi atau Pembahasan
Dari Rangkaian fase – fase penelitian ini maka, penulis mempunyai gagasan bagaimana dengan teknologi informasi bisa dimanfaatkan dengan optimal sehingga bisa meberikan dampak yang positif dan nyata bagi masyarakat luas. Sebagai contoh tadi adalah usaha reservasi homestay, selama ini proses reservasi dilakukan secara manual atau offline di mana calon konsumen harus datang ke lokasi homestay untuk memesan kamar. Hal ini boleh dan bisa saja dilakukan jika calon konsumen sudah tau letak/lokasi homestay yang ia tuju, namun transaksi semacam ini dirasa kurang efisien jika dilihat dari segi bisnis dan kenyamanan, mengingat waktu yang lama jika seseorang datang dari daerah yang jauh semisal tamu dari Jakarta ingin mencari homestay di Banyuwangi. Apa yang akan dilakukannya untuk mencari informasi tentang homestay yang ada di Banyuwangi? Ya, tentu 99% kemungkinan adalah mereka akan mencari informasi dengan media internet bukan? Bayangkan saja walaupun mereka sudah tau homestay yang ada di Banyuwangi namun ternyata sudah didahului oleh tamu lain dikarenakan terlambat booking kamar di homestay tujuannya. Bagaimana perasaan Anda jika hal ini terjadi kepada Anda? Tentunya sangat tidak nyaman sekali bukan.  

    Sejauh ini pengelola homestay tampaknya kurang responsif dengan situasi semacam ini, mengingat gaya transaksi di Indonesia saat ini sudah mulai berubah, Jumlah Pengguna Internet Indonesia saat ini mencapai 88,1 Juta.

Angka yang tidak sedikit sebagai negara berkembang, dan jumlah ini bisa terus tumbuh seiring bertambahnya kemudahan telekomunikasi.
"Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia meningkat 34,9% dibandingkan tahun 2013 lalu. Sangat menggembirakan, namun kami sebenarnya berharap bisa lebih dari itu," ujar Ketua Umum APJII, Samuel A Pangerapan, di acara konferensi pers yang berlangsung Kamis, (26/3/2015), di Kantor Pusat AJII, Jakarta.


Dengan modal moral dan fakta yang kuat ini maka penulis sekaligus peneliti memutuskan untuk membangun ARO, dengan harapan bisa menjadi jembatan penghubung masalah dan tantangan yang terjadi saat ini dan yang akan datang dikemudian hari mengenai reservasi. Sistem ARO akan muncul di dunia maya (internet) bisa diakses melalui PC, Laptop, Tablet, Smartphone, dan Gadget yang lainnya yang bisa akses internet. Dan dibangun dengan nama domain “awanscorp” yang kemudian bisa diakses di alamat/link www.awanscorp.com atau http://awanscorp.com.

Desain atau tampilan itu vital karena calon konsumen akan dihadapkan pada gambar dan konten yang tersaji dalam website tersebut oleh karena itu penting membuat tampilan yang menarik agar mereka yakin dan mau memesan layanan homestay yang ditawarkan, maka dari itu penulis sudah mambuat desain utama sistem ARO sebagai berikut :



Gambar 4 Tampilan halaman atas awanscorp_


Gambar 5 Tampilan bawah awanscorp_

Nah dengan membangun system ARO seperti ini sangat banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kedua belah pihak yakni pengelola homestay dan calon tamu/konsumen. Permasalahan yang terjadi di atas bisa diatasi dengan hadirnya layanan online ini, karena calon tamu bisa langsung daftar sebagai member atau pelanggan dan tentu bisa memesan kamar secara langsung tanpa harus dating langsung ke lokasi. Selain itu keuntungan lainnya adalah
  • Efisiensi waktu
  • Efisiensi Sumber daya manusia maupun infrastruktur
  • Merek dagang(Barnding) semakin kuat
  • Sistem kerja non stop
  • Mudah dicari dan diakses siapapun, dimanapun, dan kapanpun
  • Dan masih banyak keuntungan lainnya yang bisa didapat.

7.1.    Hipotesis Penelitian
Dari hasil penelitian yang dilakukan maka :
  • Peminat homestay di daerah Banyuwangi (Kemiren) ternyata cukup tinggi.
  • Pengelolaan homestay masih kurang optimal, maka harus diadakan banyak pelatihan sumber daya manusia
  •  Penggunaan media online meningkatkan omset usaha reservasi secara signifikan

8.      Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa kecanggihan teknologi informasi ini bisa membawa manfaat lebih bagi kemaslahatan umat manusia sejauh manusia itu bisa menggunakannya dengan baik dan bijak serta cerdas dalam melihat peluang dan menerjemahkannya dalam dunia digital, sehingga suatu usaha sepert homestay ini bisa lebih optimal.
Terbukti dengan adanya system ARO suatu usaha reservasi sekarang sudah tidak mengenal waktu dan tempat, sehingga bisa meningkatkan omset dari target yang telah ditetapkan. Berpromosi bisa dilakukan dengan mudah dengan ARO.
Saran dari penulis adalah agar pelaku ekonomi lebih peka dengan perubahan jaman dan pola piker calon konsumennya, dan pemerintah sebagai pendampingannya harus intens memberikan motivasi agar bisa lebih meningkat prestasi ekonomi dan pariwisatanya. Semoga Homestay yang ada di Indonesia semakin maju sebagai alternative dari hotel atau motel khusunya di Banyuwangi.




RUJUKAN
  • http://tekno.liputan6.com/read/2197413/jumlah-pengguna-internet-indonesia-capai-881-juta
  • Pressman, Roger S. 2001. Software Engineering : A Practitioner Approach. McGraw-Hill Companies.
  • Pitt, Chris. 2012 PHP : MVC PHP. Springer Verlag GmbH

1 komentar:

  1. Las Vegas' Wynn Casino - JTM Hub
    Casino. Wynn jordan 23 retro clearance is a get retro jordans $4 billion resort with four hotel towers with 출장안마 5,750 rooms and suites. Each of 출장샵 the hotel towers includes jordan 10 retro clearance a 20,000 square foot casino and a

    BalasHapus